Posts

Showing posts from 2020

Cerita Malam

Malam selalu saja membawa banyak cerita. Tidak. Tidak sekedar membawa, namun ia juga pandai merangkai cerita. Selalu saja ada kenyamanan yang ditawarkan pada dekap sunyinya. Bulan bintang bagai lampu senyap di meja belajarku, tapi jelas lebih indah. Sungguh, sejak senja berakhir akan mulai banyak cerita yang dia tawarkan untuk ku ungkap. Dia, malam. Jelas, aku tak suka melihat senja berakhir dengan mataku. Karena itu sama saja saat yang sama untuk membawaku mulai bernostalgia dengan apa yang dinamakan kenangan. Lemah ya?. Iya memang. Tapi tunggu, itu dulu. Belakangan ini rasanya senja dan malam adalah hal yang biasa. Ya, siklus hari yang memang harus terjadi. Belakangan hari - hariku terasa lebih lengang dan tenang. Tanpa kenangan , tanpa bimbang, tanpa risih. Tapi tetap, senja akan selalu cantik dimataku dan Malam akan selalu damai. Tidak ada citra yang berubah dari ciptaan Sang Pencipta. Selalu menawan.  Tapi yang berubah adalah rasa didalamnya. Sebab ceritanya pun telah beruba...

Tips Mengelola Keuangan Ala Mahasiswa

Image
Assalamualaikum Gais, Gimana kabarnya? Semoga ketika membacanya, ketika itu juga kalian bilang “Alhamdulillah baik”. Hihi. By the way, buat temen – temen mahasiswa baru 2020 Selamat bergabung yaa di Universitas Negeri Jakarta tercinta, atau Bahasa sholihnya Kampus Generasi Qurani Okedeh, di kesempatan kali ini kita bakal sharing nih soal Skill yang harus banget ada di kamu yang sekarang udah berlabel “Mahasiswa”. Wow. Nah sesuai judulnya, Skill yang InsyaAllah kita bahas pada tulisan ini adalah Financial Skill atau kemampuan dalam mengelola keuangan. Kenapa sih skill ini jadi sesuatu yang penting banget kita pelajari? Kenapa engga bahas tentang public speaking atau kemampuan menulis.

Desember Menguatkan

 Desember memberi kabar tentang kita yang perlahan menua dan Mendewasa Desember menjadi saksi bahwa berteman dengan takdir, menerimanya, mengikhlaskannya adalah momen yang bisa dirayakan bersama untuk saling menguatkan langkah, Desember memberi arti, bahwa kamu telah begitu lapang untuk mengizinkan hatimu lelah namun hari ini masih tetap berjuang.  Dengan sedikit asa, yang mau tak mau kau pupuk setiap hari.  Ucapan "tak apa" semoga menjadi obat, atas kondisi yang tak pernah kita terka. Kita tahu, tidak ada yang baik baik saja. Setangguh apapun ia. Tapi Tak apa kan. Karena jika kita tidak pernah memeluk erat setiap luka, membiarkannya merobek asa yang tersisa, mungkin kita tak akan tau nikmatnya bangkit dan menguat lebih dari sebelumnya. Masih ingat awan kemarin? Mungkin begitulah cara Semesta mengucapkan selamat atas kita.  Kepadamu, Pemilik tanggal 7 di Bulan Desember.  Iya, Hari ini adalah milik kita. Maka coba bayangkan, jika memang hanya hari ini yang kita p...

Bentuk Cinta

Bentuk Cinta Indah Karunia Maha Suci Allah Pemilik agung sebuah rasa bernama cinta FirmanNya adalah Cinta LaranganNya adalah Cinta PerintahNya adalah Cinta Seluruh makna kalamNya adalah Cinta Bahkan seluruh penciptaanNya adalah Cinta Termasuk juga aku, kamu, mereka Kita adalah bentuk cinta Sang Maha Cinta HambaNya beramal ia begitu cinta Bahkan sekalipun hambaNya gemar berdosa, CintaNya tak pernah luput dari hambaNya Dia, Maha Tinggi Allah AmpunanNya adalah bentuk CintaNya pada insan pendosa Tak lupa, meski khilafnya sebanyak pasir di lautan KasihNya tak pernah merasa rugi menutup aib hambaNya Ya Rabb Izinkan Mahabbah tertinggiku hanya berlabuh padaMu Izinkan ketakutan terbesarku adalah ketakutan atas murkaMu Izinkan kerinduan teramatku hanyalah rindu pada wajahMu dan kekasihMu Izinkan harapan yang kudamba dengan sangat adalah berharap pada keridhoanMu Jika suatu waktu ada lalai menyapa, Setidaknya jangan biarkan aku mengkufuri seluruh nikmatMu Bawa aku ...

Mencintai Diri Sendiri, Walau Sulit

Image
Sudah berapa malam dirimu terisak? Sudah berapa malam mata itu kau biarkan sembab? Bisakah kau mengingat berapa  kali tepatnya kau memarahi dirimu sendiri? Berteriak payah dari hatimu Bisakah kau mengingat berapa kali rasa Lelah menyergapmu? Namun kau masih saja tak pernah memberikan hatimu penghargaan Setiap mata memandangmu, meyakinkanmu bahwa kau kuat dan kau mampu Tapi kau tak pernah membiarkan itu masuk kedalam dirimu Kamu tetap bilang pada hatimu bahwa kau lemah dan payah Kamu yang tak pernah mengizinkan kalimat semangat menyemangatimu Kamu yang memeluk erat setiap luka dihadapan banyak mata, Namun menjatuhkan dirimu sendiri saat  tak ada mata manusia yang melihatmu Kamu terlalu sok pahlawan ketika membesarkan hati orang lain dengan kalimat “semua akan baik-baik saja” Padahal, kamu sendiri menelan bulat – bulat ketakutan yang menyergapmu dan setiap kekhawatiran yang becerita ramai di prasangkamu Apa yang sebenarnya kamu lakukan? Bencikah kamu pada dirimu...