Dampak Parfum terhadap pemanasan global



Bau Menyengat Menipis, Lapisan Ozon pun Menipis

semprott.jpg
Siapa sih yang tidak suka menggunakan parfum?. Memang sih menggunakan parfum dapat meningkatkan kepercayaan diri kita untuk berada di lingkungan masyarakat.  Karena parfum memang dibuat untuk mengurangi atau bahkan menutupi bau badan kita yang disebabkan oleh keringat akibat aktivitas sehari- hari. Parfum atau minyak wangi adalah campuran minyak esensial dan senyawa aroma, fiksatif (pencampur), dan pelarut yang digunakan untuk memberikan bau wangi untuk tubuh manusia, obyek , atau ruangan.
            Parfum pada dasarnya merupakan campuran (konsentrasi) minyak dan air. Konsentrasi ini mempengaruhi ketahanan aromanya. Parfum umumnya merupakan tipe dengan konsentrasi tertinggi, yaitu dari 15-25 persen minyak parfum yang dilarutkan dalam alkohol. Setiap campuran dengan proporsi yang lebih rendah dari minyak untuk alkohol adalah air (eau). Dari situlah asal kata tipe-tipe wewangian, seperti eau de cologne yang konsentrasinya 2-5 %senyawa aromatic, eau de toilette yang konsentrasinya 5 – 20 % senyawa aromatik, eau de parfum yang memiliki 10 – 30 % senyawa aromatik, ekstrak parfum yang memiliki konsentrasi 20 – 40 % senyawa aromatic.
            Daya tahan sebuah parfum bisa juga dipengaruhi oleh komposisi top notes, middle notes, dan base notes-nya Top notes adalah kesan pertama dari aroma sebuah wewangian ketika disemprotkan pada kulit. Aromanya cenderung lebih ringan, dan lebih mudah menguap dalam lima hingga 30 menit. Middle notes, yang biasa disebut juga sebagai heart notes, baru akan tercium 10 hingga 30 menit setelah disemprotkan di kulit atau setelah aroma top notes menguap. Sedangkan base notes adalah aroma yang tercium hingga berjam-jam sesudahnya, biasanya terdiri atas aroma oakmoss, patchouli, woods, musk, dan vanilla.
            Guys, kira- kira berapa kali sehari kalian menggunakan parfum? Dan berapa semprot dalam setiap pemakaiannya?. Mungkin sekali pemakaian hanya 3 – 5 semprot. Meskipun dengan sekali semprot saja parfum sudah memberikan aroma pada tubuh kita begitu juga pada pengharum ruangan. Kenapa yaaa? Jadi ternyata teman- teman, dalam hal pemakaian parfum menerapkan proses difusi. Apa sih difusi itu? Difusi adalah gerakan partikel dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah tanpa melalui suatu dinding (membran). Tiap molekul bergerak secara lurus sampai ia bertabrakan dengan molekul lainnya. Pada setiap tabrakan molekul terpental dan menuju ke arah yang lain, hal inilah yang menyebabakan gerakan acak dari molekul tersebut. Begitu  juga yang terjadi pada peristiwa penyemprotan atau penetesan parfum merupakan difusi zat cair dalam medium gas, difusi terjdi dari konsentrasi  tinggi yaitu pada sudut ruangan yang diberi tetesan atau semprotan parfum akan mengalir menuju konsentrasi rendah yaitu pada sisa ruang yang tidak diberi parfum maka harum parfum akan menyebar dari konsentrasi tinggi kerendah dan mengakibatkan tidak hanya satu sudut ruangan saja yang harum tapi seluruh ruangan juga akan menjadi harum.Tiap molekul parfum bergerak secara lurus dan  bertabrakan dengan molekul parfum lainnya, maupun molekul-molekul yang ada dalam udara. Pada setiap tabrakan molekul terpental dan menuju ke arah yang lain, hal inilah yang menyebabakan gerakan acak dari molekul tersebut.
          Tau ga sih teman- teman, kalau setiap semprot parfum itu berarti kita memberikan banyak molekul CFC (Clorofluorkarbon) ke udara yang dapat menipiskan lapisan ozon, membahayakan bumi kita. Penggunaan CFC berlebihan juga dapat menghasilkan Klorin Monoksida (ClO), yang berperan dalam penipisan lapisan Ozon (O3).  Setiap butir klorin monoksida mampu membunuh 100.000 molekul ozon (O3).
 Apa itu CFC ? CFC adalah klorofluorokarbon, yaitu senyawa-senyawa yang mengandung atom karbon dengan klorin dan fluorin terikat padanya. Dua CFC yang umum adalah CFC-11 (Trichloromonofluoromethane atau freon 11) dan CFC-12 (Dichlorodifluoromethane).CFC merupakan zat yan tidak mudah terbakar dan tidak terlalu beracun. Namun, satu buah molekul CFC memiliki masa hidup 50 – 100 tahun dalam atmosfer sebelum dihapuskan. Sehingga zat ini dapat menyebabkan penipisan ozon. CFC adalah zat kimia yang sangat labil, sehingga bisa mencapai stratosfer dalam keadaan utuh. Ketika berada di stratosfer, zat kimia ini diubah oleh radiasi ultraviolet dari sinar matahari dan mengeluarkan atom- atom klorin perusak ozon. Sifat stabil dari CFC yang sangat bermanfaat di bumi ini memberikan peluang baginya untuk merusak lapisan ozon. CFC yang terdifusi ke stratosfer akan mengalami pemutusan ikatan kimianya oleh radiasi UV-C menghasilkan khlor-khlor bebas yang bersifat sangat reaktif, kemudian mengikat sebuah atom oksigen dari molekul ozon (O3) sehingga mengubah ozon tersebut menjadi molekul oksigen (O2). Reaksi perubahan ozon menjadi molekul oksigen adalah sebagai berikut:
CFCl3 +  uv   –>       CFCl2 +  Cl-
Cl- +  O3 –>       ClO  +  O2
O2 +  uv energi   –>     2O
ClO  +  2O             –>       O2 + Cl-
Cl- +  O3 à        –>ClO  +  O2
            Apa yang dimaksud dengan lapisan ozon? Ozon adalah suatu molekul yang terdiri dari tiga atom oksigen yang terjadi secara alami dan ditemukan pada atmosfer bumi. Ozon pertama kali ditemukan oleh C. F. Schonbein pada kira-kira pertengahan abad ke-19. Penamaan ozon diambil dari bahasa Yunani yakni “ozein” yang berarti bau atau smell. Lapisan ozon terjadi di seluruh bagian stratosfer, tetapi lebih rapat pada jarak antara 20 dan 30 km di atas tanah. Lapisan ini menyerap sebagian besar dari radiasi ultraungu dari matahari yang mencapai bumi. Sinar ultraungu yang mencapai permukaan bumi mempunyai pengaruh yang penting. Radiasi ini memberikan warna kulit yang alami pada manusia. Akan tetapi, radiasi ultraungu yang terlalu banyak dapat memberikan pengaruh yang berbahaya bagi tumbuhan dan hewan, termasuk juga manusia. Secara permanen ozon terbentuk dan rusak kembali di dalam daerah stratosfer dan sebagian kecil terbentuk pada daerah troposfer. Reaksi destruksi/perusakan ozon dan terbentuknya O2 dapat berlangsung melalui dua jalan :

O + O2 → 2O2
O3 + O3 → 3O2
Reaksi ini dihasilkan melalui reaksi yang kompleks dengan katalis gas dan radikal, seperti atom Cl, NO, OH. Reaksi OH dapat terbentuk oleh perusakan uap H2O, gas buangan dari pesawat supersonik. Radikal Cl dapat berasal dari chloroflurocarbon (CFCl atau CFC- I I dan CF2Cl atau CFC-12 ) yang banyak digunakan pada pendingin (refrigerator) dan bahan bakar (propelan).
            Nahh, berbahaya sekali kan dampak semprotan parfum ataupun pengharum ruangan bagi bumi. Jika dalam suatu hari terdapat 10 orang menggunakan parfum 3 kali sehari, dan setiap pemakaiannya adalah 3 kali semprot, dan jika setiap semprotnya kita anggap ada satu butir klorin monoksida (ClO), maka terdapat  90 butir klorin monoksida yang dapat membunuh 900.000 molekul ozon (O3). So guys, ayo kita lebih peduli dengan bumi kita!. Kurangilah pemakaian parfum dalam keseharian, bahkan kalau bisa tidak perlu sama sekali menggunakan parfum.  Parfum bukan satu- satunya cara untuk menghilangkan bau badan, contohnya seperti menjaga pola makan, mengurangi konsumsi makanan berlemak,mengonsumsi sayuran hijau dengan teratur,dan tentunya rajin menjaga kebersihan badan. Jangan korbankan bumi kita yang sudah terlalu tua ini, demi tubuh wangi kita!







Sumber :
basoarif10ribu.blogspot.com
female.kompas.com
 duniasains.blogspot.com
 helmyinfo.blogspot.com,

Comments

Popular posts from this blog

Takut

Bukan Garis Akhir